Pembatasan Jumlah Iklan Oleh Google dan Solusinya Buat Publisher

Pembatasan jumlah iklan oleh google dan solusinya buat publisher – Dalam pelajaran anak sekolah terdapat keseimbangan ekosistem lingkungan hidup. Ada komponen produsen, konsumen dan pengurai dan membentuk jaring-jaring kehidupan. Antara produsen, konsumen dan pengurai harus dijaga keseimbangannya. Gangguan pada salah  satu komponen akan berdampak buruk terhadap komponen lainnya.

trafik alami,mesin pencari,jumlahiklan

Analog dengan hal tersebut di atas, dunia bisnis online semisal adsense, juga terdiri dari 3 komponen penting. Ada pengiklan (advertiser), penayang iklan (publisher) dan pengguna iklan (user).

Google adsense saat ini berupaya keras untuk memelihara ekosistem periklanan tersebut untuk mewujudkan tercipta keseimbangan ekosistem periklanan. Tujuannya agar tidak ada komponen yang dirugikan dalam periklanan sebaliknya justru saling menguntungkan.  

Berbagai cara dilakukan oleh google dalam melindungi 3 komponen dalam ekosistem periklanan. Yang terkini adalah pembatasan jumlah iklan yang dapat ditampilkan pada akun adsense yang bermasalah dalam trafik pengunjung.

Publisher adsense banyak yang mendapat peringatan pembatasan jumlah iklan. Hal ini diketahui melalui forum dan grup media sosial. Keluhannya sama tentang pembatasan jumlah iklan namun sedikit yang mengalami penangguhan penayangan iklan dan kasus penonaktifan akun adsense.

Pembatasan jumlah iklan, jelas sasarannya ditujukan buat publisher (penayang iklan). Google selalu memantau dan mengawasi pengalaman iklan buruk dan kecurangan yang dilakukan publisher adsense.

Kalau hanya pada taraf pembatasan jumlah iklan pada akun adsense, itu masih untung ketimbang penangguhan atau penghentian permanen penayangan iklan (banned). Kenapa masih untung?

Publisher masih diberi kesempatan untuk membenahi blog termasuk sumber trafik pengunjung blog. Ada 2 kemungkinan penyebab pembatasan tampilan iklan ini berkaitan dengan trafik pengunjung.

1.Trafik pengunjung kurang memadai

Hal ini dialami oleh blogger yang terlalu terburu-buru untuk mendaftar  sebagai publisher. Adsense. Sebelum mendaftar sebagai penayang iklan cukup konsisten menulis artikel. Namun setelah diterima justru semakin jarang update artikel postingan.

Solusinya adalah setelah diterima sebagai penayang iklan justru publisher semakin konsisten mengposting artikel. Tidak mesti setiap hari menulis artikel namun yang penting berkala sehingga memungkinkan trafik pengunjung beranjak naik dan minimal stabil.

2.Trafik invalid

Dalam batasan ini trafik invalid adalah trafik pengunjung rekayasa dari pemilik blog. Bagaimana rekayasanya, tentu blogger bersangkutan yang lebih tahu. Selain itu trafik invalid juga dibatasi pada trafik. pengunjung yang mayoritas bukan berasal dari mesin pencari (google, yahoo, bing, ask, dll).

Solusinya adalah berusaha untuk bermain fair dalam mendatangkan trafik pengunjung. Perbanyak konten yang dikira bermanfaat dan banyak dicari orang. Kemudian belajar terus bagaimana melakukan optimasi terhadap laman maupun artikel blog.

Dari kedua kemungkinan penyebab pembatasan tampilan iklan di akun adsense tersebut diperoleh kesimpulan agar pemilik blog kembali mengevaluasi kondisi blog yang berkaitan dengan trafik pengunjung dan kualitasnya.
Yang penting sekali adalah berusaha untuk bermain adsense lurus-lurus saja, terutama mendatangkan trafik ke blog. Tentu saja pihak google sangat menyetujui tindakan ini sehingga iklim ekosistem periklanan adsense menjadi seimbang.

0 Response to "Pembatasan Jumlah Iklan Oleh Google dan Solusinya Buat Publisher"

Posting Komentar